JATUH bangun dalam berusaha adalah hal biasa. Karenanya, bagi yang takut jatuh, maka dia sulit akan sukses karena pasti tidak berusaha. Usaha dan doa juga menjadi dua sisi penting yang tak bisa saling dilepaskan.
Bukan untuk disombongkan, karena inilah memang tekad seorang H. Kasran, seorang mantan montir forklift jalanan yang kini sukses jadi pengusaha servis dan persewaan forklift di kawasan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Pahit getir kehidupan pernah dialami dengan sebuah tekad, sebuah usaha, dan keyakinan akan doa sang Bunda. Tak ada perjuangan yang sia-sia, hingga akhirnya pria asal Kebumen, Jawa Tengah, ini memiliki puluhan karyawan di bawah naungan PT Bumen Citra Mandiri (BCM).
“Kalau ingat masa lalu, saya selalu ingin bersyukur pada Allah. Karena pengalaman itulah yang menjadikan kekuatan saya dalam berusaha,” kata ayah dua putra ini.
Melihat masa lalu pemilik ratusan forklift ini, banyak hal yang bisa dipetik. Bagaimana ketika dia harus berjuang menanggung hidup di Jakarta dengan menjadi sopir Angkot, menjadi tukang servis forklift keliling, dan juga usaha apa pun dilakukan demi bisa bertahan hidup.
Satu cerita, pernah bertemu bos yang ingin menservis forklift. Saat datang Kasran mengenakan jas lengkap dengan dasi. Begitu turun lift, dia langsung buka jas dan membengkel sendiri forklift yang rusak. “Saat itu ketemu bos yang tadi. Dia bilang, kok kayaknya saya pernah ketemu ya. Dimana?” katanya sambil senyum karena memang dia yang pakai jas tadi.
Sampai akhirnya kini, perjuangan itu membuahkan hasil. Buah ketekunan menghantarkan menjadi pengusaha yang banyak dipercaya di bidangnya. Prinsip usahanya, DUITT (doa, usaha, ikhtiar taqwa dan tawakal), berusaha demi menggapai Ridho Ilahi.
Karena prinsip keyakinan akan pertolongan Allah juga lah sehingga saat ini perusahaan yang dipimpinnya selalu menyisihkan kewajiban untuk sosial. Apalagi, janji Allah sangat pasti bahwa dengan sedekah akan membawa keberkahan.
Pria yang ditemui saat ulang tahun ke-10 PT BCP, ingin mengajak dan memberi semangat kepada siapa pun agar jangan pernah putus asa untuk berusaha. Keyakinan akan sebuah janji Allah yang akan membantu hambanya yang mau berusaha. Karena, kegagalan bukan untuk ditakuti, justru harus menjadi semangat agar tidak menjadi gagal di kemudian hari.
“Dan, doa orang tua sangat saya rasakan kuatnya. Saya ingat, ketika saya sedang bertahajud ternyata ada ibu saya di belakang dan mengamini doa saya,” kenang anak petani ini.